ACTA

ALAT 03 · THROW + KECERAHAN

Kalkulator Throw Distance & Kecerahan Proyektor

Jarak lempar hanya perkalian sederhana; yang membuat proyektor gagal di ruangan Indonesia hampir selalu kecerahan. Kalkulator ini menghitung keduanya, memakai cadangan lampu 0,75, dan mengatakan dengan jelas ketika proyektor bukan jawaban yang tepat.

Jarak lempar (throw distance) itu bagian yang mudah. Yang membuat proyektor gagal di Indonesia hampir selalu **kecerahan**: jendela besar, tirai seadanya, dan cahaya tropis sepanjang tahun.

Kalkulator ini menghitung keduanya, dan akan menyarankan LED direct-view kalau kebutuhan lumen sudah tidak masuk akal untuk proyektor — termasuk ketika itu berarti ACTA kehilangan penjualan proyektor.

ANSI/AVIXA V201.01:2021 · ISO 21118:2020 · diverifikasi 2026-08 · gratis, tanpa daftar

Hitung jarak lempar dan kecerahan

Parameter proyektor & layar
Kondisi cahaya ruangan
Lensa & layar
0,2–10
×
0,5–20
m

Layar 2,40 × 1,35 m · diagonal 108"

200–50.000
lm

Angka lumen dari lembar data (ANSI / ISO 21118). Angka “LED lumens” di marketplace bukan angka yang sama.

Setelan lanjutan

Menentukan tinggi layar, dan karena itu menentukan luas dan kecerahan.

0,4–2,5
×

Layar matte putih = 1,0. Dinding cat putih ≈ 0,7–0,9. Gain tinggi tidak gratis — sudut pandangnya menyempit.

Perhitungan dijalankan di server. Kalkulator ini tetap berfungsi penuh tanpa JavaScript.

Proyektor 3.500 lumen pada layar 2,4 m menghasilkan 75,3 fL setelah cadangan lampu — di atas target 22 fL untuk ambient terkontrol.

KECERAHAN DI LAYAR · SETELAH CADANGAN LAMPU

75,3fL

Memenuhi target 22 fL

3.500 lumen di lembar data menjadi 2.625 lumen setelah cadangan desain 0,75, lalu dibagi luas layar. Target 22 fL · ambient terkontrol.

POSISI KECERAHAN ANDAAman ·75,3 fL
Kecerahan di layar 75,3 fL terhadap target 22 fL untuk kondisi ambient terkontrol.

Target 22 fL untuk kondisi ambient terkontrol. Zona marginal mulai 20% di bawah target — masih terlihat, tanpa cadangan untuk lampu yang menua atau tirai yang lupa ditutup.

JARAK LEMPAR

3,6m

Throw ratio 1,5 × lebar layar 2,4 m. Diukur dari lensa, tegak lurus ke layar.

LUMEN MINIMUM YANG PERLU DIBELI

1.024lm

Untuk target 22 fL, sudah termasuk cadangan lampu 0,75. Untuk ruang dengan cahaya tinggi, siapkan 1.861 lumen.

SETARA LUMINANSI

258cd/m²

Konversi 1 fL = 3,426 cd/m². Angka ini untuk membandingkan dengan panel LED, yang dijual dalam cd/m².

GEOMETRI LAYAR

2,4 × 1,35 m

2,4 × 1,35 m, diagonal 108", luas 3,24 m². Luas layar inilah yang menentukan kecerahan.

Temuan

  • CatatanCadangan kecerahan besar

    75,3 fL jauh di atas target 22 fL. Ini bukan masalah, tetapi mode eco akan memperpanjang umur lampu, menurunkan kebisingan kipas, dan pada ruang gelap justru menurunkan kelelahan mata. Gambar yang terlalu terang di ruang gelap terlihat pucat, bukan tajam.

  • CatatanOffset dan lens shift tidak dimodelkan

    Alat ini tidak menghitung tinggi pemasangan bracket, offset vertikal lensa, maupun rentang lens shift, karena ketiganya berbeda per unit dan hanya ada di lembar data proyektor tersebut. Menebaknya akan menghasilkan bracket yang salah. Ambil angka offset dari lembar data, atau kirim tipe proyektornya kepada kami.

Tampilkan perhitunganANSI/AVIXA V201.01:2021 · ISO 21118:2020
  1. Tinggi layarH = W × 9 ÷ 16=2,4 × 9 ÷ 16=1,35 m
  2. Jarak lemparD = TR × W=1,5 × 2,4=3,6 mMode dipilih: lebar layar diketahui, jarak lempar dihitung.
  3. Diagonal layardiag = √(W² + H²)=√(2,4² + 1,35²)=2,75 m (108")Untuk membandingkan dengan ukuran panel LED/LCD yang dijual dalam inci.
  4. Luas layarA = W × H=2,4 × 1,35=3,24 m²
  5. Konversi luas ke kaki persegiA_ft² = A × 10,7639=3,24 × 10,7639=34,9 ft²
  6. Cadangan lampulm_efektif = lm × 0,75=3.500 × 0,75=2.625 lmMargin desain: keluaran proyektor turun 25–50% sepanjang umur pakai lampu.
  7. Kecerahan di layarfL = lm_efektif ÷ A_ft² × gain=2.625 ÷ 34,9 × 1=75,3 fLTidak ada π dalam rumus ini. Foot-lambert adalah lumen per kaki persegi yang dipantulkan layar difus gain 1,0.
  8. Setara luminansicd/m² = fL × 3,426=75,3 × 3,426=258 cd/m²
  9. Target kecerahanfL_target=ambient terkontrol=22 fL12 fL ruang gelap · 22 fL ambient terkontrol · 40 fL ambient tinggi. Kondisi yang dipilih: ambient terkontrol.
  10. Lumen yang dibutuhkanlm_minimum = fL_target × A_ft² ÷ gain ÷ 0,75=22 × 34,9 ÷ 1 ÷ 0,75=1.023 lmDibagi 0,75 karena angka ini adalah lumen yang harus tertulis di lembar data, bukan lumen di tahun ketiga.
  11. PenilaianfL ÷ fL_target=75,3 ÷ 22=3,42×Rasio ≥ 1 — target terpenuhi.

Asumsi

  • Layar rata dan tegak lurus terhadap sumbu lensa, dan proyektor berada di tengah lebar layar.
  • Offset lensa, lens shift, dan tinggi pemasangan bracket tidak dimodelkan — angkanya berbeda per unit dan hanya ada di lembar data proyektor.
  • Cadangan lampu 0,75 diterapkan pada lumen lembar data, karena keluaran turun 25–50% sepanjang umur pakai.
  • Lumen dianggap hasil ukur menurut lembar data (ANSI / ISO 21118). Angka pemasaran tanpa metode ukur biasanya lebih tinggi dari kenyataan.
  • Kecerahan warna dapat jauh di bawah kecerahan putih pada proyektor DLP satu chip; perhitungan ini memakai satu angka lumen.
  • Kontras sistem (ISCR) tidak dihitung dari dimensi ruang — lihat catatan standar di bawah.
  • Ruangan dianggap cukup dalam untuk jarak lempar 3,6 m; alat ini tidak mengetahui dimensi ruangan Anda.
  • Offset pemasangan di plafon dan lens shift TIDAK dimodelkan — keduanya spesifik per model proyektor.
  • Gain layar dianggap merata ke seluruh sudut pandang; layar ber-gain tinggi menyempitkan sudut pandang.
  • Lumen ANSI dianggap sesuai klaim produsen dan diukur menurut IEC 61947-1.
  • Kebisingan cahaya sekitar (ambient) diperkirakan dari kategori ruang, bukan diukur dengan lux meter.

Diverifikasi: 2026-08 · ACTA

Potongan

Ruangan Anda, digambar

Potongan optik: lensa 3,6 m dari layar 2,4 mPotongan memanjang jalur proyeksi. Lensa berada 3,6 m tegak lurus dari layar selebar 2,4 m dan setinggi 1,35 m, dengan throw ratio 1,5. Dua garis dari lensa ke tepi atas dan tepi bawah layar menandai berkas cahaya. Tinggi pemasangan dan offset lensa tidak digambar karena tidak dimodelkan oleh alat ini.LENSALAYAR1,35 m3,6 m jarak lempar
Potongan optik, bukan potongan ruangan: sumbu lensa digambar tegak lurus di tengah tinggi layar. Tinggi pemasangan, offset lensa, dan lens shift berbeda per unit dan hanya ada di lembar data proyektor.
Data diagram — geometri proyeksi
ParameterNilaiCatatan
Throw ratio1,5 ×
Jarak lensa ke layar3,6 m
Lebar layar2,4 m
Tinggi layar1,35 m
Diagonal layar108"
Luas layar3,24 m² (34,9 ft²)
Rasio aspek16x9
Lumen lembar data3.500 lm
Lumen setelah cadangan 0,752.625 lm
Kecerahan di layar75,3 fL
Target kecerahan22 fL · ambient terkontrol

Metode

Cara alat ini menghitung

D = TR × W jarak lempar W = D / TR

A_ft² = (W_m × H_m) × 10,7639 fL = (lumen_ANSI ÷ A_ft²) × gain_layar lumen = fL_target × A_ft² ÷ gain cd/m² = fL × 3,426

Tidak ada π di rumus fL — kesalahan yang sering muncul di kalkulator lain.

Umur lampu diperhitungkan dengan margin desain ×0,75 (penurunan keluaran 25–50% sepanjang umur pakai).

**Target kecerahan**

12 fL ruang gelap terkontrol 22 fL ambient terkontrol ← minimum untuk Indonesia 40 fL+ ambient tinggi ← rekomendasi ruang berjendela

ANSI/AVIXA V201.01 (kecerahan) · IEC 61947-1 (pengukuran lumen ANSI)

Hasil lengkap di atas. Gratis, tanpa daftar.

Yang kalkulator ini TIDAK bisa lihat:

  • bentuk ruang yang tidak persegi
  • balok struktur, ducting, grid plafon
  • kebisingan latar (AC, lalu lintas, jamaah)
  • material yang sebenarnya terpasang, bukan yang di gambar

Kami balas dengan koreksi, bukan penawaran.

Contoh terhitung

Tiga ruangan Indonesia, dihitung penuh

Tiga konfigurasi yang paling sering kami temui, dihitung oleh mesin yang sama seperti kalkulator di atas. Judul setiap ruangan membuka kembali konfigurasi itu di kalkulator.

**Ruang kelas 9 × 7 m, layar lebar 3,0 m (16:10, tinggi 1,875 m), proyektor 4000 lumen, layar gain 1,0, jendela besar tanpa tirai gelap.**

A_ft² = (3,0 × 1,875) × 10,7639 = 60,5 ft² fL = (4000 ÷ 60,5) × 1,0 = 66 fL ← lampu baru Dengan margin umur lampu ×0,75 → 50 fL

Di atas kertas ini lolos. Tetapi pada ruang berjendela tanpa tirai, target realistisnya 40 fL dan cahaya matahari langsung di area layar bisa menghapus kontras berapa pun lumennya. Rumus tidak bisa menggantikan tirai.

Kalau kebutuhan melewati 8.000 lumen, proyektor bukan lagi jawaban yang jujur — LED direct-view lebih murah dioperasikan dan tidak punya masalah kontras ambient.

Ruang rapat 12 orang, tirai tertutup

Layar tarik 2,4 m di dinding pendek, proyektor 3.500 lumen di plafon, tirai ditutup saat presentasi. Ini konfigurasi paling umum di kantor Jakarta.

Kecerahan di layar
75,3 fL
Target
22 fL · ambient terkontrol
Jarak lempar
3,6 m
Lumen minimum
1.024 lm

Ruang kecil hampir tidak pernah gagal pada kecerahan — cadangannya besar, dan mode eco justru pilihan yang benar. Yang perlu diperiksa di ruang seperti ini adalah apakah 3,6 m jarak lempar muat di kedalaman ruangan.

Aula sekolah, layar 4,5 m, jendela besar

Aula serbaguna dengan jendela tinggi di kedua sisi dan tanpa blackout. Proyektor 6.000 lumen dipasang di plafon belakang dengan throw ratio 1,8.

Kecerahan di layar
36,7 fL
Target
40 fL · ambient tinggi
Jarak lempar
8,1 m
Lumen minimum
6.540 lm

6.000 lumen terdengar besar di brosur dan tetap tipis untuk layar 4,5 m dengan cahaya siang. Di ruang seperti ini, mengecilkan layar setengah meter sering lebih murah daripada menaikkan kelas proyektor.

Rumah ibadah, layar 6,0 m, siang hari

Ruang ibadah dengan bukaan besar dan jemaah yang datang siang hari. Layar 6,0 m, proyektor 8.000 lumen, throw ratio 1,2.

Kecerahan di layar
27,5 fL
Target
40 fL · ambient tinggi
Jarak lempar
7,2 m
Lumen minimum
11.626 lm

Ini kasus ketika jawaban yang benar adalah berhenti membeli proyektor. Kebutuhan lumennya melewati 8.000, dan LED direct-view menyelesaikan masalah cahaya ruangan yang tidak bisa diselesaikan oleh proyektor mana pun.

Referensi

Tabel acuan

4 tabel
Target kecerahan layar menurut kondisi cahaya ruangan
Kondisi ruanganTarget (fL)≈ cd/m²Contoh di Indonesia
Gelap total, blackout penuh1241Bioskop mini, ruang simulasi, home theatre
Ambient terkontrol2275Ruang rapat dengan tirai tertutup, ruang kelas tanpa jendela besar
Ambient tinggi40137Aula dengan jendela besar, lobi, rumah ibadah siang hari

Minimum yang kami pakai untuk ruang Indonesia adalah 22 fL; rekomendasi untuk ruang dengan jendela besar tanpa blackout adalah 40 fL. Konversi memakai 1 fL = 3,426 cd/m².

Lumen minimum yang harus tertulis di lembar data (gain 1,0, rasio 16:9)
Lebar layarLuas layar12 fL22 fL40 fL
2,4 m3,24 m²5591.0241.861
3,0 m5,06 m²8721.5992.907
3,6 m7,29 m²1.2562.3024.186
4,5 m11,4 m²1.9623.5976.540
6,0 m20,3 m²3.4886.39411.626

Dihitung dengan rumus di panel perhitungan, termasuk cadangan lampu 0,75. Kolom 40 fL adalah rekomendasi kami untuk ruang Indonesia dengan cahaya siang.

Kelas throw ratio dan implikasinya pada pemasangan
KelasThrow ratioJarak untuk layar 3,0 mCatatan pemasangan
Ultra-short-throw< 0,4< 1,2 mMenuntut layar sangat rata dan bracket kaku; offset vertikal besar
Short-throw0,4 – 1,01,2 – 3,0 mMengurangi bayangan presenter, cocok untuk ruang dangkal
Standar1,0 – 2,03,0 – 6,0 mPemasangan plafon paling umum di ruang rapat dan kelas
Long-throw> 2,0> 6,0 mPerlu ruang dalam; periksa balok, ducting, dan jalur pandang

Kelas ini adalah konvensi industri untuk membaca lembar data, bukan tabel dari standar berbayar. Throw ratio unit Anda tetap yang menentukan.

Gain permukaan layar yang umum dipakai di Indonesia
PermukaanGain tipikalKonsekuensi
Layar matte putih1,0Acuan. Kecerahan merata ke seluruh sudut pandang
Dinding dicat putih0,7 – 0,9Tekstur cat menyebarkan cahaya dan menurunkan ketajaman tepi
Layar abu-abu / high-contrast0,8 – 1,0Menukar kecerahan dengan tingkat hitam yang lebih baik
Layar gain tinggi1,3 – 2,0Sudut pandang menyempit; hotspot di tengah pada layar besar
Layar ALR0,6 – 1,2Menolak cahaya dari arah tertentu saja; harus cocok dengan posisi lampu

Selalu pakai angka gain dari lembar data layar yang benar-benar dibeli. Rentang di atas untuk memeriksa kewajaran, bukan untuk dipakai dalam RAB.

Batas alat ini

Yang tidak kami hitung, dan kenapa

Rasio kontras sistem: tidak kami publikasikan

Rasio kontras sistem mengikuti ANSI/AVIXA V201.01:2021 — nilai spesifik per kategori tidak kami publikasikan karena standarnya berbayar. Hubungi kami untuk hasil pengukuran ISCR di ruangan Anda.

Alat ini menghitung kecerahan, dan kecerahan bukan kontras. Proyektor yang cukup terang tetap terlihat pucat jika cahaya ruangan jatuh ke layar dan menaikkan tingkat hitam. Itu masalah kontras, dan satu-satunya cara memastikannya adalah pengukuran di lokasi.

Yang tidak dihitung alat ini

  • Tinggi pemasangan, offset lensa, dan lens shift — ambil dari lembar data proyektor.
  • Kedalaman ruangan, balok struktur, grid plafon, dan posisi unit AC di jalur proyeksi.
  • Kehilangan keluaran pada posisi zoom paling lebar, yang pada sebagian lensa mencapai 30%.
  • Kontras sistem (ISCR) dan pengaruh cahaya ruangan terhadap tingkat hitam.
  • Respons sudut layar ALR dan seberapa besar penonton samping kehilangan kecerahan.
  • Mode gambar, HDR, dan 3D, yang semuanya menurunkan keluaran dari angka lembar data.
Pertanyaan

Pertanyaan yang sering muncul

6 pertanyaan

Berapa lumen yang saya butuhkan?

Tidak ada satu angka. Kebutuhan lumen berbanding lurus dengan luas layar dan dengan target kecerahan ruangan: lm = fL_target × luas_kaki² ÷ gain, lalu dibagi 0,75 sebagai cadangan umur lampu. Layar 3,0 m di ruang bertirai butuh sekitar sepertiga lumen dari layar 6,0 m di ruang bercahaya siang.

Apakah lumen di lembar data sama dengan lumen di marketplace?

Sering tidak. Lumen yang berarti adalah hasil ukur menurut metode yang disebutkan (ANSI, atau ISO 21118 yang dipakai sebagian besar produsen sekarang). Angka “LED lumens” atau “lumen setara” tidak punya metode ukur yang bisa diperiksa dan biasanya beberapa kali lebih besar dari keluaran sebenarnya. Jika lembar data tidak menyebut metode ukurnya, anggap angkanya belum terverifikasi.

Kenapa proyektor saya terlihat pucat padahal lumennya besar?

Karena yang Anda lihat adalah kontras, bukan kecerahan. Cahaya ruangan yang jatuh ke layar menaikkan tingkat hitam, sehingga selisih antara bagian gelap dan terang mengecil. Menambah lumen menaikkan keduanya sekaligus dan hanya sedikit menolong. Yang menolong adalah mengendalikan cahaya yang jatuh ke layar: tirai, sudut lampu, dan posisi layar terhadap jendela.

Bisakah layar gain tinggi menggantikan proyektor yang lebih terang?

Hanya untuk penonton yang duduk di tengah. Gain bekerja dengan memantulkan cahaya lebih terarah, jadi yang didapat di tengah diambil dari sisi. Pada layar lebar, hasilnya hotspot di tengah dan sisi yang redup. Untuk ruang rapat sempit hal ini bisa diterima; untuk aula dan rumah ibadah biasanya tidak.

Bagaimana dengan tinggi pemasangan, offset, dan lens shift?

Alat ini sengaja tidak menghitungnya. Offset vertikal dan rentang lens shift berbeda untuk setiap model, dan menebaknya menghasilkan bracket yang salah dipesan. Ambil angkanya dari lembar data proyektor, atau kirimkan tipe unitnya kepada kami.

Kapan proyektor sebaiknya diganti LED direct-view?

Ketika kebutuhan lumen melewati sekitar 8.000 untuk memenuhi target kecerahan. Di atas titik itu proyektor menjadi mahal, berisik, menuntut perawatan lampu, dan tetap kehilangan kontras begitu lampu ruangan menyala. LED direct-view menghasilkan cahayanya sendiri sehingga cahaya ruangan berhenti menjadi masalah.

Standar

Sumber dan tanggal periksa

2026-08
ANSI/AVIXA V201.01:2021Diperiksa 2026-08
Image System Contrast Ratio. Acuan kontras sistem. Kami menyebutkan standarnya dan tidak menerbitkan nilai per kategori karena standarnya berbayar.
ANSI/AVIXA V202.01:2016Diperiksa 2026-08
Display Image Size for 2D Content in Audiovisual Systems (DISCAS). Acuan ukuran gambar. Dipakai oleh Kalkulator Ukuran Layar, dan menjadi dasar ketika hasil dari alat itu dilanjutkan ke sini.
ISO 21118:2020Diperiksa 2026-08
Information to be included in specification sheets — Data projectors. Acuan cara produsen menyatakan keluaran cahaya. Alat ini menganggap angka lumen yang Anda masukkan diukur dengan metode ini.

ACTA menerbitkan matematikanya — konversi kaki persegi, foot-lambert, dan cadangan lampu — dan menyebut standarnya, tetapi tidak pernah mereproduksi tabel di dalam standar berbayar.

Alat lain

Kalkulator ACTA lainnya