ACTA

ALAT 01 · AVIXA DISCAS

Kalkulator Ukuran Layar

Berapa inci layar yang benar-benar terbaca dari kursi paling belakang? Isi tiga hal: jarak kursi terjauh, konten yang ditayangkan, dan panel yang Anda rencanakan.

Menentukan ukuran layar bukan soal selera, dan bukan soal ukuran ruangan. Yang menentukan adalah **jarak penonton terjauh** dan **jenis konten** yang ditampilkan. Kalkulator ini memakai metode DISCAS — metode yang sama yang dipakai konsultan AV untuk menghitung, bukan mengira-ngira.

Empat sumber halaman pertama Google Indonesia menerbitkan empat rumus jarak pandang yang saling bertentangan, dan tidak satu pun menyebut standarnya. Halaman ini menunjukkan perhitungannya.

AVIXA V202.01 · diverifikasi 2026-08 · gratis, tanpa daftar

Hitung ukuran layar dan jarak pandang

Parameter ruangan
Yang ingin Anda tahu

Jarak kursi terjauh

1–60 m
1–60
m

Ke MATA penonton di kursi terakhir, bukan ke dinding belakang.

Yang paling sering ditayangkan

Panel yang Anda rencanakan

20–300 inci
20–300
inci
2–12
m

Ke plafon jadi, bukan ke pelat beton.

Setelan lanjutan

ADM dipakai bila satu piksel harus terlihat. Mengabaikan pilihan konten di atas.

Tidak dipakai pada model BDM.

4:3 pada panel 16:9 tidak memakai seluruh layar.

m

Kosongkan untuk memakai pedoman 1,5 × tinggi gambar.

0,8–1,8
m

Perhitungan dijalankan di server. Kalkulator ini tetap berfungsi penuh tanpa JavaScript.

Panel 98" terbaca dari 8,0 m — 6,6× tinggi gambar, di atas batas nyaman 7,32 m tetapi masih di dalam toleransi. Untuk nyaman penuh, 110".

UKURAN YANG DISARANKAN

110inci

Minimal 86" bila anggaran terbatas

Area gambar 1,37 m × 2,44 m. Nyaman sampai 8,22 m, masih terbaca sampai 11 m.

POSISI KURSI TERJAUHMasih terbaca ·8,0 m · 6,6H
Kursi terjauh 8,0 m, setara 6,6 kali tinggi gambar — Masih terbaca. Batas nyaman 7,32 m, batas masih terbaca 9,76 m.

Panel 98". Garis “nyaman” adalah angka AVIXA DISCAS. Batas “masih terbaca” ditarik sepertiga lebih jauh — penilaian lapangan ACTA, bukan bagian dari standar.

MINIMAL

86"

Terbaca sampai 8,57 m. Umum di Indonesia.

TINGGI GAMBAR

1,37m

Lebar gambar 2,44 m. Tinggi gambar inilah yang menentukan keterbacaan, bukan diagonal.

TINGGI PEMASANGAN

2,57m

Plafon cukup

Bawah gambar 1,2 m + tinggi panel 1,37 m. Plafon Anda 3,0 m.

PENONTON TERDEPAN

2,05m

Otomatis: 1,5 × tinggi gambar. Sudut pandang vertikal ke tepi atas 10,1°.

Temuan

  • CatatanTerbaca, tetapi di ambang

    Kursi terjauh berada pada 6,6× tinggi gambar. Panel 98" nyaman sampai 7,32 m, jadi baris belakang masih membaca tetapi harus lebih berusaha — terasa pada rapat panjang dan pada konten yang lebih padat dari rencana. Satu tingkat ke 110" menghilangkan kompromi ini.

  • PerhatianUkuran ini tidak selalu ada di pasar Indonesia

    Panel 110": Barang proyek, bukan barang stok. Konfirmasi ketersediaan, jalur pengiriman, dan akses lift sebelum dispesifikasikan.

Jangkauan per ukuran panel komersial
UkuranTinggi gambarLebar gambarNyaman s/dTerbaca s/dPlafon minimumKetersediaan
55"0,6851,224,115,481,88Umum di Indonesia
65"0,8091,444,866,482,01Umum di Indonesia
75"0,9341,665,67,472,13Umum di Indonesia
86"1,071,96,438,572,27Umum di Indonesia
98"1,222,177,329,762,42Terbatas
110"1,372,448,22112,57Pesanan khusus

Dihitung untuk BDM — Basic Decision Making, konten 16:9 pada layar 16:9. Rasio konten sama dengan rasio layar — seluruh panel terpakai.

Tampilkan perhitunganAVIXA V202.01
  1. Model penglihatanFV = 2 × %EH × IH=%EH = 3%=BDMElemen terkecil setinggi 3% dari tinggi gambar, menyudut ≈ 17,2 arcmenit. Pada %EH 3% persamaan ini menjadi aturan 6H yang dikenal luas.
  2. Tinggi gambarIH = FV / (2 × %EH)=8,0 / (2 × 3)=1,33 m
  3. Diagonal layarD = H × √(1 + AR²)=1,33 × 2,04=2,72 m
  4. Diagonal dalam inciD_in = D / 0,0254=2,72 / 0,0254=107"
  5. Diagonal minimum (dengan toleransi)D_min = D_in / (4/3)=107 / 1,33=80,3"Faktor 4/3 adalah toleransi lapangan ACTA, bukan bagian dari DISCAS. Standar menyatakan jarak yang NYAMAN, bukan jarak saat konten berhenti terbaca.
  6. Panel komersial terdekatD_panel ≥ D_min=86" ≥ 80,3"=86" · nyaman 110"Ukuran stok reguler di distributor Indonesia.
  7. Penonton terdepanCV ≥ 1,5 × IH=1,5 × 1,37=2,05 m
  8. Tinggi pemasanganPlafon_min = 1,2 + H=1,2 + 1,37=2,57 mBawah gambar 1,2 m dari lantai agar baris di belakang tidak terhalang kepala baris depan.

Asumsi

  • Batas “nyaman” adalah angka AVIXA DISCAS. Batas “masih terbaca” ditarik sepertiga lebih jauh (× 4/3) — itu penilaian lapangan ACTA, bukan klausul standar, dan sengaja dipisah supaya keduanya tidak tertukar.
  • Perhitungan ini geometri murni: jarak, tinggi gambar, dan ketajaman mata. Kualitas gambar — kontras, kecerahan, silau jendela — tidak dimodelkan.
  • Jarak penonton terjauh diukur ke MATA penonton di kursi terakhir, bukan ke dinding belakang. Selisih 1 m di sini mengubah ukuran layar satu tingkat penuh.
  • Tinggi gambar dihitung dari area aktif layar. Bezel, bracket, rangka videowall, dan tebal layar proyeksi tidak dihitung — tambahkan sendiri saat mengecek plafon.
  • Semua kursi dianggap menghadap layar dan berada di dalam sudut pandang wajar. Kursi di sisi ekstrem, kolom, dan pilar tidak dimodelkan.
  • Ketajaman mata dianggap normal (20/20). Penonton dengan ketajaman lebih rendah butuh layar lebih besar atau kursi lebih dekat.
  • Ketersediaan ukuran panel adalah penilaian pasar ACTA per 2026-08, bukan bagian dari standar AVIXA.
  • Rasio kontras sistem tidak dihitung dan tidak ditampilkan di alat ini.
  • Penonton terjauh diukur ke MATA, bukan ke dinding belakang.
  • Ruang tanpa penghalang pandangan: tidak ada kolom, balok rendah, atau kepala baris depan yang menutupi bagian bawah layar.
  • Ketersediaan ukuran panel di pasar Indonesia adalah penilaian ACTA, bukan bagian dari standar.
  • Rasio kontras sistem TIDAK dihitung — angka 7:1 / 15:1 / 50:1 yang beredar tidak dapat diverifikasi dan saling bertentangan antar sumber.

Diverifikasi: 2026-08 · ACTA

Potongan

Ruangan Anda, digambar

Potongan memanjang ruanganPotongan memanjang ruang sedalam 8,0 m dengan plafon 3,0 m. Layar 110" dipasang di dinding depan, bawah gambar 1,2 m dari lantai, tinggi gambar 1,37 m. Garis pandang ditarik dari mata penonton terdepan dan terjauh ke tepi atas dan bawah gambar.TERDEPANTERJAUH3,0 m1,37 m1,2 m8,0 m ke mata penonton terjauh
Potongan memanjang. Garis putus-putus adalah tinggi mata duduk; garis pandang ditarik ke tepi atas dan bawah gambar.
Data diagram — potongan ruang
ParameterNilaiCatatan
Kedalaman ruang (ke mata kursi terakhir)8,0 mKe MATA penonton di kursi terakhir, bukan ke dinding belakang.
Tinggi plafon3,0 mKe plafon jadi, bukan ke pelat beton.
Plafon minimum yang dibutuhkan2,57 mCukup.
Layar110"Pesanan khusus
Tinggi gambar1,37 m16:9 — Penuh
Lebar gambar2,44 m
Bawah gambar dari lantai1,2 mAturan 1,2 m untuk baris di belakang baris pertama.
Atas gambar dari lantai2,57 m
Tinggi mata duduk1,15 mBawaan 1,15 m — postur duduk orang dewasa Indonesia.
Penonton terdepan2,05 mOtomatis: 1,5 × tinggi gambar.
Penonton terjauh8,0 m
Sudut pandang vertikal ke atas gambar10,1°Dari mata penonton terjauh. Geometri, bukan batas standar.

Metode

Cara alat ini menghitung

Dua metode, satu geometri.

**ADM — Analytical Decision Making** (CAD, spreadsheet, GIS, gambar teknis, citra medis). Penonton harus bisa membedakan satu piksel:

IH = FV × V_res / 3438 FV = IH × 3438 / V_res

3438 adalah jumlah arcmenit dalam satu radian (60 × 180 / π = 3437,75).

**BDM — Basic Decision Making** (slide, bullet, dashboard — sekitar 80% ruang rapat di Indonesia). Yang menentukan adalah tinggi elemen terkecil sebagai persentase tinggi gambar (%EH):

FV = 2 × %EH × IH IH = FV / (2 × %EH)

Pada %EH = 3 rumus ini menjadi FV = 6 × IH — inilah "aturan 6H" yang sering dikutip tanpa syaratnya.

**Diagonal** D = IH × √(1 + AR²). Untuk 16:9, D = IH × 2,0323.

ANSI/AVIXA V202.01:2016 (DISCAS)

Hasil lengkap di atas. Gratis, tanpa daftar.

Yang kalkulator ini TIDAK bisa lihat:

  • bentuk ruang yang tidak persegi
  • balok struktur, ducting, grid plafon
  • kebisingan latar (AC, lalu lintas, jamaah)
  • material yang sebenarnya terpasang, bukan yang di gambar

Kami balas dengan koreksi, bukan penawaran.

Contoh terhitung

Empat ruangan Indonesia, dihitung penuh

Dihitung oleh mesin yang sama seperti kalkulator di atas. Klik judulnya untuk membuka ruangan itu.

**Ruang rapat 8 × 6 m, kursi terjauh 7,0 m, konten slide dengan bullet (%EH = 2).**

IH = FV / (2 × %EH) = 7,0 / (2 × 2) = 1,75 m D = IH × 2,0323 = 1,75 × 2,0323 = 3,56 m = 140"

140" tidak tersedia sebagai panel komersial. Pilihannya: naik ke LED all-in-one, pakai proyektor, atau majukan baris terakhir. Layar 98" — panel terbesar yang umum — hanya layak sampai sekitar 4,9 m untuk konten yang sama.

Inilah alasan banyak ruang rapat di Indonesia terasa "layarnya kurang besar": ukurannya dipilih dari anggaran, bukan dari jarak duduk.

Ruang rapat 8 orang — slide, kursi terjauh 5 m

BDM. Kursi terjauh 5,0 m, plafon 2,8 m, rencana panel 65".

Minimal
55"
Nyaman
75"
Rencana Anda
6,2H — Masih terbaca
Plafon minimum
2,13 m

Panel 65" terbaca dari 5,0 m — 6,2× tinggi gambar, di atas batas nyaman 4,86 m tetapi masih di dalam toleransi. Untuk nyaman penuh, 75".

Ruang pelatihan 40 orang — kursi terjauh 9 m, plafon 3,2 m

BDM. Kursi terjauh 9,0 m, plafon 3,2 m, rencana panel 86".

Minimal
98"
Nyaman
Di luar ukuran panel komersial
Rencana Anda
8,4H — Terlalu jauh
Plafon minimum
2,7 m

Panel 86" masih terbaca sampai 8,57 m, sedangkan kursi terjauh Anda 9,0 m. Naikkan ke 98".

IFP 98 inci di ruang rapat besar — kursi terjauh 8 m

BDM. Kursi terjauh 8,0 m, plafon 3,0 m, rencana panel 98".

Minimal
86"
Nyaman
110"
Rencana Anda
6,6H — Masih terbaca
Plafon minimum
2,57 m

Panel 98" terbaca dari 8,0 m — 6,6× tinggi gambar, di atas batas nyaman 7,32 m tetapi masih di dalam toleransi. Untuk nyaman penuh, 110".

Ruang kontrol / CAD — konten analitis 1080p, kursi terjauh 3 m

ADM. Kursi terjauh 3,0 m, plafon 3,0 m, rencana panel 75".

Minimal
65"
Nyaman
86"
Rencana Anda
3,2H — Masih terbaca
Plafon minimum
2,27 m

Panel 75" terbaca dari 3,0 m — 3,2× tinggi gambar, di atas batas nyaman 2,97 m tetapi masih di dalam toleransi. Untuk nyaman penuh, 86".

Referensi

Tabel acuan

2 tabel
Jarak penonton terjauh per ukuran panel komersial (16:9)
PanelTinggi gambar (m)Presentasi 6H (m)…batas 8H (m)Detail 4H (m)Pasif 8H (m)Teks padat 2H (m)ADM 1080p (m)ADM 2160p (m)Plafon min. (m)Ketersediaan
55"0,6854,115,482,745,481,372,181,091,88Umum di Indonesia
65"0,8094,866,483,246,481,622,581,292,01Umum di Indonesia
75"0,9345,67,473,747,471,872,971,492,13Umum di Indonesia
86"1,076,438,574,288,572,143,411,72,27Umum di Indonesia
98"1,227,329,764,889,762,443,881,942,42Terbatas
110"1,378,22115,48112,744,362,182,57Pesanan khusus

Jarak dihitung ke MATA penonton di kursi terakhir. Kolom BDM memakai FV = 2 × %EH × tinggi gambar; kolom ADM memakai FV = tinggi gambar × 3438 / resolusi vertikal. Kolom “batas 8H” adalah kolom presentasi dikali toleransi lapangan 4/3 — penilaian ACTA, bukan bagian dari DISCAS, dan hanya dicetak untuk band presentasi karena itu band yang paling sering dipakai. Plafon minimum = 1,2 m ke bawah gambar + tinggi gambar. Kolom ketersediaan adalah penilaian pasar ACTA per 2026-08, bukan bagian dari standar AVIXA.

Memilih band menurut konten yang ditayangkan
Konten di layarPilihan di kalkulatorNyamanBatasYang menentukan ukuran
Slide, video call, papan tulis digitalRapat & presentasi6H8HTinggi elemen terkecil (%EH 3). Ini kondisi mayoritas ruang rapat Indonesia.
Spreadsheet, dashboard, denah, tabel hargaAngka & detail4H5,3HTinggi elemen terkecil (%EH 2). Menuntut layar 1,5× lebih tinggi dari band presentasi.
Signage, hiburan, konten yang ditonton sajaTayangan & video8H10,7HTinggi elemen terkecil (%EH 4). Tidak ada yang perlu dibaca kata per kata.
Notulen dan dokumen yang dibaca bersamaTeks sangat padat2H2,7HTinggi elemen terkecil (%EH 1). Menuntut layar dua kali lebih tinggi dari band detail.
Gambar kerja CAD, GIS, single line, citra medisModel ADM (lanjutan)Resolusi vertikal: setiap piksel harus menyudut 1 arcmenit di kursi terjauh.

Kolom “nyaman” adalah AVIXA DISCAS: FV = 2 × %EH × tinggi gambar. Kolom “batas” adalah kolom nyaman dikali toleransi lapangan 4/3 — penilaian ACTA, bukan bagian dari standar. Di antara keduanya konten masih terbaca tetapi baris belakang harus lebih berusaha. Salah memilih band mengubah ukuran layar satu sampai dua tingkat penuh; kalau ragu, pilih konten terpadat yang benar-benar akan ditayangkan — bukan konten yang dipakai saat demo.

Batas alat ini

Yang tidak kami hitung, dan kenapa

Rasio kontras sistem tidak kami hitung

Rasio kontras sistem mengikuti ANSI/AVIXA V201.01:2021 — nilai spesifik per kategori tidak kami publikasikan karena standarnya berbayar. Hubungi kami untuk hasil pengukuran ISCR di ruangan Anda.

Kecerahan dan kontras adalah dua hal berbeda. Alat ini hanya menghitung geometri: jarak, tinggi gambar, dan ketajaman mata.

Yang tidak dilihat kalkulator ini

  • bentuk ruang yang tidak persegi, dan kursi yang jauh di luar sumbu layar
  • silau jendela, pencahayaan ruangan, dan warna dinding di belakang layar
  • balok struktur, ducting, dan grid plafon yang menghalangi titik pemasangan
  • konten yang benar-benar ditayangkan — spreadsheet 8 pt tidak sama dengan judul 40 pt
Pertanyaan

Pertanyaan yang sering muncul

6 pertanyaan

Kenapa yang diminta jarak ke mata penonton, bukan ke dinding belakang?

Karena yang membaca layar adalah mata, bukan dinding. Di ruang rapat, kursi terakhir biasanya berjarak 0,8–1,2 m dari dinding belakang, dan selisih 1 m pada jarak 7 m sudah cukup untuk menggeser kebutuhan ukuran layar satu tingkat panel penuh. Ukur ke posisi mata orang yang duduk paling belakang, dalam tata letak kursi yang benar-benar akan dipakai.

Apa bedanya ADM dan BDM, dan mana yang harus saya pilih?

BDM (Basic Decision Making) dipakai ketika penonton hanya perlu membaca elemen terkecil di slide — judul, bullet, angka dashboard. Ukurannya ditentukan oleh tinggi elemen terkecil sebagai persentase tinggi gambar (%EH), dan pada %EH 3 persamaannya sama dengan aturan 6H yang dikenal luas. ADM (Analytical Decision Making) dipakai ketika penonton harus membedakan detail sebesar satu piksel — gambar kerja CAD, GIS, single line diagram, citra medis. Ukurannya ditentukan oleh resolusi vertikal, bukan oleh tinggi huruf. Sekitar 80% ruangan Indonesia adalah BDM.

Kenapa layar 65 inci yang biasa dipakai sering ternyata terlalu kecil?

Karena 65 inci adalah ukuran yang dipilih dari daftar harga, bukan dari geometri ruangan. Panel 65 inci 16:9 memberi tinggi gambar sekitar 0,81 m. Untuk konten bullet (%EH 2) itu terbaca sampai sekitar 3,2 m, sementara ruang rapat 8–12 orang di Indonesia biasanya punya kursi terjauh 6–7 m. Layarnya tidak salah; jaraknya yang tidak pernah dihitung.

Kalau resolusinya dinaikkan ke 4K, apakah layarnya boleh lebih kecil?

Tidak, dan pada konten analitis justru sebaliknya. Pada model BDM resolusi sama sekali tidak masuk persamaan: yang menentukan adalah tinggi elemen terkecil, dan huruf 4K yang kecil tetap kecil. Pada model ADM, menaikkan resolusi vertikal dari 1080 ke 2160 menuntut tinggi gambar dua kali lipat, karena setiap piksel tetap harus menyudut satu arcmenit di mata penonton terjauh. Resolusi lebih tinggi membeli detail, bukan jarak pandang.

Plafon saya hanya 2,8 m dan kalkulator bilang tidak cukup. Apa yang bisa dilakukan?

Ini kendala arsitektur, bukan kendala AV, dan lebih baik diketahui sebelum panel dibeli. Aturannya: bawah gambar 1,2 m dari lantai agar baris belakang tidak terhalang kepala baris depan, ditambah tinggi panel. Pilihan yang tersisa biasanya memindahkan kursi terjauh lebih dekat, menurunkan tuntutan konten (dari teks padat ke slide judul besar), memakai proyektor dengan layar yang bisa naik-turun, atau menerima bahwa baris terakhir tidak akan bisa membaca konten terpadat.

Kenapa alat ini tidak menampilkan rasio kontras sistem?

Karena kami belum bisa memverifikasinya. Nilai per kategori ISCR yang beredar di blog AV saling bertentangan, dan ANSI/AVIXA V201.01:2021 adalah dokumen berbayar yang tidak boleh kami reproduksi. Kami lebih memilih tidak menerbitkan angka daripada mengulang folklore. Kontras sistem diukur di ruangan, bukan dihitung dari denah.

Standar

Sumber dan tanggal periksa

2026-08
ANSI/AVIXA V202.01:2016Diperiksa 2026-08
Display Image Size for 2D Content in Audiovisual Systems (DISCAS). Sumber metode ADM dan BDM yang dipakai alat ini.
ANSI/AVIXA V201.01:2021Diperiksa 2026-08
Image System Contrast Ratio (ISCR). Dirujuk untuk kontras sistem. Tidak dihitung dan tidak ditampilkan di sini.

Kami menerbitkan geometrinya — identitas 3438 arcmenit per radian, persamaan diagonal, dan konversi inci — bukan tabel di dalam standar. Dokumen AVIXA berbayar dan tidak kami reproduksi. 3438 = 60 × 180 / π, jumlah arcmenit dalam satu radian. Faktor ketajaman BDM 200 setara dengan elemen yang menyudut 3438 / 200 ≈ 17,2 arcmenit.

Alat lain

Kalkulator ACTA lainnya